• Buat teman - teman yang kesulitan mengatur tampilan blog karena ada bagian yang tertalu panjang seperti blog archive...
  • Bagi kalian yang suka menggunakan selotip/pita perekat hanya untuk menempelkan benda...
  • Setelah bertemu dengan mata kuliah Sistem Operasi, saya baru tahu apa itu konkurensi...
  • Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X...
  • Pada mata pelajaran SMP atau SMA ada masalah tentang Transformasi Geometri. Jangan salah, ternyata Transformasi Geometri...
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Saturday, 3 October 2015

Ganti Ban Depan Kedua Dari Genzi Ke XR Evo


Postingan ini sih sebenarnya cuma buat mengingat aja, catatan gitu. Siapa tau suatu saat diperlukan, Hari ini (Sabtu 3 Oktober 2015) ganti ban depan.

Pas ganti ban belakang ini catatan pada odometer pada 66.140,0. Buat perhitungan besok pas ganti ban lagi, odometer diangka berapa. Kemarin pas ganti pertama (dari bawaan -> Genzi) belum kepikiran mau ditulis diblog, jadi lupa deh roda kepake berapa kilometer.

Pada pergantian ban depan yang kedua ini saya memilih mengganti model dari Genzi ke XR Evo, karena saya merasa pake ban Genzi kalau ban udah agak aus agak "jendul-jendul" dipake jalan. Nah untuk XR evo ini saya suka sama batiknya (sebenarnya si lebih suka batik ban IRC 01R dan 01F yang sepasang depan dan belakang, tapi untuk ukuran 90/80 gak ada, akhirnya kembali ke FDR yang emang udah suka merk ini dari awal). Semoga aja nyaman dipake sampai ban aus us us.... :D
Readmore

Tuesday, 26 May 2015

Post Pertama Dari Handphone

Sudah lama sekali rasanya gak post di blog ini. Seingat saya post terakhir di blog ini tentang saya ganti ban motor. Hehehehe....
Kali ini saya coba install aplikasi blogger di handphone. Biar lebih update gitu. Tapi sama aja, kalo males ya tetep males. Saya sudah lama install aplikasi blogger di hanphone, tapi baru kali ini posting, ini pun baru sekedar nyoba. Hahahaha...
Udah ah nyobanya :v

Readmore

Thursday, 5 February 2015

Ganti Ban Belakan Kedua Dari Genzi Ke XR Evo

Lama banget gak posting dihalaman ini. Postingan ini sih sebenarnya cuma buat mengingat aja, catatan gitu. Siapa tau suatu saat diperlukan, Hari ini (Kamis 5 Februari 2015) ganti ban belakang.

Pas ganti ban belakang ini catatan pada odometer pada 59.184. Buat perhitungan besok pas ganti ban lagi, odometer diangka berapa. Kemarin pas ganti pertama (dari bawaan -> Genzi) belum kepikiran mau ditulis diblog, jadi lupa deh roda kepake berapa kilometer.

Pada pergantian ban belakang yang kedua ini saya memilih mengganti model dari Genzi ke XR Evo, karena saya merasa pake ban Genzi kalau ban udah agak aus agak "jendul-jendul" dipake jalan. Nah untuk XR evo ini saya suka sama batiknya (sebenarnya si lebih suka batik ban IRC 01R dan 01F yang sepasang depan dan belakang, tapi untuk ukuran 100/80 gak ada, akhirnya kembali ke FDR yang emang udah suka merk ini dari awal). Semoga aja nyaman dipake sampai ban aus us us.... :D

Sekian dulu cerita ganti ban belakang ini, sampai jumpa lagi di catatan selanjutnya...
Readmore

Tuesday, 3 December 2013

Konfigurasi User Manager Pada Mikrotik Router

User Manager

Konfigurasi User Manager Pada Mikrotik Router - Setelah pada postingan sebelumnya membahas Parameter yang Dikonfigurasi dalam Membangun Hostpot (Wireless), sekarang akan membahas mengenai Konfigurasi User Manager Pada Mikrotik Router. Sebelum melakukan konfigurasi, yang paling penting adalah install user manager terlebih dahulu. Untuk cara install silahkan tanya ke mbah gugel dulu.hehehe...

User manager bisa kita akses dari web browser dengan alamat http://ip-router/userman
Setelah Package User manager sudah terinstal dan Hotspot System sudah berjalan, langkah selanjutnya adalah lakukan integrasi menggunakan Radius Server

Konfigurasi pada Hotspot
Masuk di menu IP Hotspot Sever Profiles,  pilih hsprof1 centang parameter Use Radius, setelah itu klik tombol Apply
Konfigurasi pada hostspot

Langkah selanjutnya pilih menu Radius, kemudian klik Add (tombol (+) merah) karena kita menggunakan Hotspot centang parameter “Hotspot” , kemudian tentukan address dan screet :
- Jika hotspot dan Radius Server masih dalam satu router maka untuk Address kita isi dengan “127.0.0.1”
- Isi screet dengan kombinasi key yang unik misalnya : 123456
Konfigurasi pada hotspot

Instalasi Radius pada User manager Router
Cara konfigurasinya adalah dengan masuk ke halaman User manager menggunakan aplikasi web browser dengan alamat http:// 127.0.0.1/userman
Instalasi Radius pada User manager Router

Langkah selanjutnya login pada halaman userman, secara default untuk username “admin” dan password kosong
Tambahkan di menu “Routers” untuk menghubungkan Radius pada Router dengan user manager, klik Add pilih New kemudian isikan parameter berikut
Isikan parameter Name dengan nama router
karena Radius pada Router dan User manager terdapat di dalam satu router maka isikan IP Address dengan “127.0.0.1”
Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di menu Radius
Jika sudah tekan tombol Add
Instalasi Radius pada User manager Router

Langkah selanjutnya selanjutnya pilih menu Profiles tab Profiles untuk menentukan limitasi yang akan di berikan kepada setiap user
Instalasi Radius pada User manager Router

Tentukan limitasi yang akan di berikan kepada user, pilih Menu Profiles tab Limitations kemudian tentukan nilai Uptime, Download, Upload dan sebagainya
Instalasi Radius pada User manager Router

Langkah terakhir untuk memberikan hak akses internet pada  client yang berada di bawah Router kita dapat menambahkannya di menu Users tab Add, Sebagai contoh
Username : User2, Password : User2, Assign profile : 1jam
Instalasi Radius pada User manager Router

Konfigurasi User Manager Pada Mikrotik Router - Sampai di sini setiap user yang berada di bawah Router sudah sudah dapat kita managemen menggunakan user manager yang terpasang pada Router,  kita bisa memastikan jika konfigurasi yang kita buat sudah benar maka setiap user yang telah login akses internet akan tercatat pada menu Seasson
Demikianlah artikel tentang Konfigurasi User Manager Pada Mikrotik Router. Semoga bermanfaat :)
Readmore

Monday, 28 October 2013

How to make Wifi Hotspot with Mikrotik Router

How to make Wifi Hotspot with Mikrotik Router
How to make Wifi Hotspot with Mikrotik Router - Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi mengenai bagaimana cara membuat wifi hotspot dengan router mikrotik. Sebelum kita memulai cara membuat wifi dengan router mikrotik yaitu kita harus bisa menyambungkan router ke internet. Untuk cara tersebut telah saya bahas pada postingan sebelumnya yang berjudul How to Simple Setting Router Mikrotik. Pada postingan tersebut telah dibahas bagaimana setting router mikrotik supaya dapat dipakai internetan.

Gak perlu panjang lebar untuk basa - basinya, langsung saja kita menuju TKP untuk actionnya. Pertama kita butuh untuk membuat pengaturan wirelessnya. Berikut langkah - langkah setting wireless :

  1. Klik tab "wireless" pada menu disamping pada winbox.
  2. Setelah muncul jendela wireless, klik kanan pada wlan1 yang masih dalam keadaan disable dan pilih enable untuk mengaktifkan wlan1. Sehingga tampak seperti ini : 
  3. Double klik pada wlan1, pilih tab "wireless". Pada "mode" pilih yang "ap bridge". Pada "band" pilih yang "2GHz a/b/g/n" agar semua laptop dapat terhubung. Pada "Channel Width" pilih yang "20 MHz". Pada "Frequency" pilih yang "24xx" pada kali ini saya memilih yang "2442", karena frequency yang gratis hanya yang 24xx dan 5, selain itu akan dikenakan biaya. Pada SSID ganti nama sesuai dengan keinginan. Lalu tinggal di "apply" terus "OK". Contohnya seperti gambar berikut : 
How to make Wifi Hotspot with Mikrotik Router - Yang kedua sekarang kita akan melakukan setting wifi. Langkah - langkahnya sebagai berikut :
  1. Pertama - tama klik tab "IP" pada menu di samping dan pilih "Hotspot". Maka akan muncul jendela Hotspot seperti ini : 
  2. Setelah itu klik pada bagian "Hotspot Setup" dan akan muncul jendela baru yang kecil. Pada hotspot interface pilih wlan1n seperti ini : 
    lalu pilih "next".
  3. Pada local address of network masukkan ip network (jangan lupa slesnya [ / ]), saya disini menggunakan 172.10.68.1/24. Centang pada Masquerade Network supaya menggunakan settingan yang sudah ada. Tampak seperti berikut :
    lalu pilih "next". Lalu akan muncul range ip yang dapat digunakan. Karena tadi saya menggunakan /24 maka sebanyak 254 ip dapat digunakan, seperti berikut ini :
    lalu pilih "next".
  4. Pada pilihan select certificate kita pilih "none" saja karena tidak memilik sertifikat yang diisikan, seperti ini :
    lalu pilih "next". Pada IP Address of SMTP Server juga dibuat 0.0.0.0 seperti berikut ini :
    lalu pilih "next".
  5. Pada pilihan DNS Server silahkan masukkan DNS yang disukai, disini saya pake 8.8.8.8 seperti berikut : 
    lalu pilih "next".
  6. Pada DNS Name ini adalah nama domain pada halaman depan pada saat akan melakukan login. Isikan nama sesuai dengan kesukaan seperti ini : 
    lalu pilih "next". Dan...... taraaaa........ configurasi telah berhasil. Like this :
    terakhir pilih "OK". Dan hasilnya seperti ini :
How to make Wifi Hotspot with Mikrotik Router - Setelah semua rintangan menuju barat telah terselesaikan alias settingan selesai maka kita bisa dari menggunakan wifi hotspot yang telah kita buat. Semoga sedikit sharing ini dapat bermanfaat buat kalian semua :D Amin!
Readmore

Monday, 21 October 2013

How to Simple Setting Router Mikrotik

How to Simple Setting Router Mikrotik
How to Simple Setting Router Mikrotik - Buat temen - temen yang lagi bingung bagaimana setting mikrotik secara sederhana, ini ada tutorial sederhana mengenai bagaimana cara setting router mikrotik secara cepat. Tahap - tahapnya yaitu sebagai berikut :

  1. Keluarkan mikrotik dari kardusnya, lalu colokkan adaptornya ke sumber listrik lalu pasangkan di router.
  2. Pasang kabel lan yang menggunakan interner di port 1 dan kabel lan yang menuju ke PC/laptop ke port sisa (ex : port 2 atau port 3). Colokkan ujung kabel lan satunya ke PC/laptop.
  3. Buka winboxnya, jika belum punya silahkan download.
  4. Lakukan search jaringan yang ada, akan muncul IP dari router yang kalian pasang. Untuk password dikosongkan saja karena defaultnya kosong.
  5. Taraaa.... sudah masuk di winbox. Selanjutnya saatnya setting - setting.
  6. Pilih Tab IP >> addresses -> tambahkan address baru -> masukkan IP jaringan internet. Jangan lupa sles( / )nya misal 172.10.68.14/24 -> klik "apply" -> klik "ok".
  7. Pilih Tab IP >> addresses -> tambahkan address baru -> masukkan IP jaringan lokal anda. Jangan lupa sles( / )nya misal 192.168.1.1/24 -> klik "apply" -> klik "ok". Maka akan tampak seperti ini :
  8. Pilih Tab IP >> DNS -> tambahkan DNSbaru -> isi form "server" (misal punya google 8.8.8.8) -> centang "allow remote request" -> apply -> ok. Tampak seperti gambar dibawah ini :
  9. Pilih Tab IP >> Firewall >> NAT -> tambah NAT baru -> pilih tab General -> klik saja pada bagian "Out. Interface" maka langsung akan muncul "ether1"(port yang dicolok lan ke internet) tampak pada gambar dibawah ini :
    lalu pilih tab "Action" dan pilih "masquerade" pada form action -> klik "apply" -> klik "ok" tampak pada gambar dibawah :
  10. Pilih Tab IP >> Routes -> tambahkan "Routes" baru -> langsung klik pada bagian "Gateway" lalu isikan gatewaynya, misal 172.10.68.1 -> klik "apply" (readable ether1) -> klik "ok" tampak pada gambar ini :
  11. Lakukan pengecekan jaringan dengan membuka dengan cara pilih Tab "New Terminal" -> ketik "ping google.com" maka jika jaringan sudah terhubung ada balasan dari google seperti gambar berikut :
  12. Akhirnya (Insya Allah) sudah bisa internetan gan!
How to Simple Setting Router Mikrotik - Demikian sedikit share mengenai setting router mikrotik secara sederhana dan singkat. Semoga bermanfaat! :D
Readmore

Wednesday, 6 March 2013

Kurikulum Terbaru Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Kurikulum Terbaru Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Kurikulum Terbaru Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta - Pada tahun 2010 Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan menguluarkan kurikulum baru. Secara langsung akan berpengaruh terhadap mahasiswa yang sudah lebih dahulu masuk sebelum tahun 2010. Banyak keluhan dari beberapa mahasiswa yang sudah lebih dahulu masuk sebelum tahun 2010, tetapi sekarang semuanya sudah normal kembeli.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan Kurikulum Terbaru Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta silahkan download disini :

download 1
atau
download 2

Semoga bermanfaat :D 
Readmore

Wednesday, 30 May 2012

Kreasi Selotip/Pita Perekat

Kreasi Selotip/Pita Perekat - Bagi kalian yang suka menggunakan selotip/pita perekat hanya untuk menempelkan benda atau menyatukan benda, banyak kegunaan lain yang bisa dikreasikan dengan selotip/pita perekat. Kreasi selotip/pita perekat sebagai berikut, selamat berkreasi...

1. Percantik penampilanmu

Carilah semua jenis ide proyek di Pinterest.com, dari tas jinjing bermotif zebra hingga cincin yang terbuat dari selotip bermotif.

2. Perbaiki barang dari pasar loak

Gunakan selotip untuk menyamarkan goresan di laci meja rias, cerahkan bingkai cermin yang kusam atau menutup jok yang robek dengan tambal sulam warna-warni.

3. Atur dapurmu

Tambahkan strip selotip pada wadah barang kering, kemudian gunakan pensil atau spidol yang dapat dihapus untuk menulis isi wadah atau tanggal pembeliannya.

4. Laminasi kartu pantai

Gunakan selotip tahan air untuk menutupi kedua sisi kartu pantai, izin memancing atau kartu parkir sehingga semua itu akan awet pada musim panas.

5. Selesaikan perselisihan dalam beberapa olahraga

Untuk menghindari perseteruan, tandai titik three-point lapangan basketmu atau gawang hoki jalanan.

TRIVIA

"Duck" atau "duct"?

Duct tape atau selotip, awalnya dibuat oleh Angkatan Darat A.S dengan sebuah alas cotton duck (biasa dikenal dengan kanvas) berwarna hijau. Ketika para prajurit membawa plester pulang dan memakainya untuk membetulkan perangkat seperti menghubungkan saluran (duct) pemanas, maka selotip dibuat dengan warna perak sehingga disebut duct tape.

Plester itu penyelamat!

Kreasi Selotip/Pita Perekat - Para astronot Apollo 13 menggunakan selotip untuk membentuk saringan karbon dioksida berbentuk persegi dari modul komando mereka yang rusak menjadi wadah berbentuk bulat dalam modul bulan, sehingga tersedia cukup oksigen untuk perjalanan hingga sampai ke bumi. Itu berhasil!
Readmore

Catatan Harian si Boy ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

To Up